Jumat, 14 Oktober 2011

A good friend of my heart,

You must be willing to live on less than you expect perfection, to allow your lover grow to complement your life.

If you love him, infinite will you do to honor him, and with it may the Lord make soul mates who do not limit had been due to make you happy.
...
If not for each other happy, why do you have to be with ?
Not a few real personal self, limiting it can do for fear of the opinions of others.

So good courage in the face of doubt and scorn of others, and say:
...
I will not allow slanted opinion of others, become limiting and prison for my right to become a peaceful person, who work honestly for the welfare and happiness.

If I'm wrong and it fails, it is the responsibility-I answered myself, and let me get up and start again from the charcoal and dust failure.

But if I'm right, then the truth and kindness are the benefits for myself and my neighbor, including those who doubt and mencibirku.

I am ruler of my own life.

Watch me!
Our Lord the Most Prosperous and Merciful,

Thank you for the life that you have bestowed upon us, that kindness is as certain as our good intentions and efforts.

Forgive us that more often complain than to seek improvement.
...
Forgive us who used to say impossible, but is talking about the power of Thy.

Forgive us that is often discouraged in an effort to win the good, in the presence of dishonest people who are in power you allow.

Our Lord Maha Broad Giving Him,

We make peace with the belief that goodness will surely win, and that You would keep us loyal to the right.

Courtesy of our hearts, our elegant character, give power to our efforts to promote good and prevent harm to others and nature.

Healthy for us and our love for souls, for our good fortune, and make us happy in your work and loving friendship.
Alternatives for Direct PLUS Loans Parents http://bit.ly/obfMya
Several types of Student Loans http://bit.ly/ribQFX
Financial Aid Resources for Student loans Gov and Parents http://bit.ly/oSuu7T

Selasa, 07 Desember 2010

Eniya Listiani, Peraih Habibie Award Termuda


Sepanjang sejarah pemberian Habibie Award sejak 1999, wanita ini adalah penerima termuda penghargaan bergengsi itu. Dia adalah Dr-Eng Eniya Listiani Dewi. Hasil karyanya pun tergolong langka, yakni tentang fuel cell (sel bahan bakar) berbasis hidrogen untuk sumber energi baru ramah lingkungan.

DI Puri Ratna, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa 30 November, Eniya tak henti menebar senyum. Sejumlah koleganya memberikan selamat. Para kerabat juga memintanya berfoto bersama. Pose dengan mantan Presiden Habibie dan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Marzan A Iskandar, melengkapi kegembiraannya sore itu.

Eniya memang patut berbangga. Ibu kelahiran Magelang, 14 Juni 1974 itu, baru saja menerima anugerah Habibie Award 2010 untuk bidang Ilmu Rekayasa. Itu sekaligus menjadikannya sebagai peraih Habibie Award termuda, sejak anugerah tahunan itu digelar kali pertama 11 tahun lalu.

"Ini menggembirakan sekali. Saya tak menyangka, apalagi karena penghargaan ini dulunya banyak diberikan kepada profesor-profesor," kata Eniya.

Awal riset Eniya dimulai dengan "ketidaksengajaan" eksperimen yang akhirnya malah menemukan katalis baru untuk sel bahan bakar. "Kalau sedang eksperimen, saya suka tinggal waktu makan siang. Saya pikir tidak masalah. Ketika saya melihat hasil eksperimen, setelah saya tinggal, kok jadinya berbeda. Ternyata perbedaan itu malah menjadi inovasi," kata istri Wahyu Widada itu.

Katalis baru temuan Eniya telah membuat terobosan baru zinc-air fuel cell (ZAFC). Yakni, suatu generator penghasil listrik dengan bahan bakar logam dan oksigen. Hasil risetnya dipublikasikan di delapan jurnal internasional dalam waktu 3 tahun. Temuannya lantas diakui dunia. Eniya mendapat penghargaan Mizuno Award dan Kounkenkai Awards dari Waseda University dan Polymer Society Japan pada 2003.

Teknologi sel bahan bakar merupakan sumber energi alternatif penghasil listrik ramah lingkungan. Caranya, dengan mereaksikan gas hidrogen dengan oksigen secara elektrokimia. "Hasilnya adalah listrik, panas, dan air murni. Tanpa suara, tanpa emisi, seperti layaknya batere atau aki," kata Ibu dari Ibrahim Muhammad, Nashita Saaliha, dan Nashira Saaliha itu. Fuel cell memang tidak meninggalkan emisi apapun. Hasil buangnya hanyalah air murni.

Prinsip fuel cell mirip batere atau aki. Tapi kalau batere dan aki bisa "habis", fuel cell tidak akan habis asal diisi bahan bakar. Bahan bakar itu diisi dengan hidrogen, alkohol (metanol, etanol), serta hidrokarbon lainnnya.

Karya terbaru Eniya adalah ThamriON, yang baru saja mendapatkan penghargaan Inovasi Paten dari Ditjen HKI 2010. ThamriON merupakan membran sel bahan bakar dari bahan plastik yang direaksikan dengan asam sulfat. Karena telah direaksikan, plastik bisa menghantarkan listrik.

Nama paten ThamriON sendiri punya sejarah yang unik. "Saya bekerja di Jalan MH Thamrin (Kantor BPPT), jadi nama itu saya ambil. Kalau ON sendiri berasal dari kata ion, karena plastiknya bisa menghasilkan ion," kenangnya.

Eniya mengembangkan sel bahan bakar dengan 80 persen material lokal membuat biayanya lebih murah. Upaya Eniya ini mendapatkan anugerah PII-Engineering Award pada 2006. Salah satu pengembangan sel bahan bakarnya dibuat di BPPT dalam berbagai ukuran, mulai 5 hingga 1.000 watt.

Dengan proses manufaktur secara mandiri, sel bahan bakar itu bisa menyalakan perangkat elektronik seperti televisi, laptop, lampu, radio, dan sebagainya. Ada pula yang dikembangkan untuk sepeda motor fuel cell berkapasitas 500 watt. Untuk lebih menghemat biaya dalam energi terbarukan, Eniya juga mengembangkan gas hidrogen dari limbah biomassa.

Eniya memimpikan setiap rumah bisa memiliki energi mandiri dari fuel cell. Selain lebih ramah lingkungan karena menggunakan energi terbarukan, listrik yang dihasilkan juga lebih stabil. "Tidak akan ada lagi cerita pemadaman listrik," kata Eniya.

Namun Eniya mengakui, mengembangkan energi terbarukan bukan persoalan gampang. Apalagi selama ini memang acap terjadi kesenjangan antara temuan teknologi dengan produksi massal oleh perusahaan. "Ya, selama ini memang masih ada gap," kata Eniya.

Apalagi, imbuhnya, penggunaan energi seperti minyak bumi dan batubara masih mendominasi. Padahal, di negara-negara seperti Jepang dan di kawasan Eropa, teknologi fuel cell ini terus dikembangkan. Di Jepang, "kota Hidrogen" telah lama dirintis di Fukuoka.

Meski demikian, teknologi fuel cell bukan berarti tanpa penerapan terkini. Eniya mengatakan, saat ini sejumlah menara telekomunikasi (BTS) sudah menggunakan teknologi fuel cell. Ini karena, BTS harus menggunakan listrik berdaya DC (arus searah).

"Kalau dari listrik PLN kan itu AC (arus dua arah), jadi harus digunakan inverter yang harganya malah lebih mahal," kata Eniya. Ia menambahkan, setidaknya teknologi fuel cell bisa digunakan sebagai back up energi konvensional.

Lantas, mengapa tertarik mengembangkan fuel cell? Eniya mengungkapkan, sejak duduk di bangku SMA, dirinya sudah tertarik menggeluti hal terkait pelestarian lingkungan. "Saya suka kegiatan daur ulang. Membuat kompos dari sampah misalnya," kata lulusan SMAN 1 Magelang (1992) itu.

Minat terhadap fuel cell tumbuh saat dia kuliah program sarjana di Waseda University, Jepang. Ia mendapatkan bea siswa program sarjana Science and Technology Advance Industrial Development (STAID) Kementerian Negara Riset dan Teknologi. Di era BJ Habibie masih menjadi Menristek, bea siswa tersebut sangat bergengsi dan menjadi incaran banyak siswa SMA jurusan ilmu-ilmu eksakta kala itu.

Gelar S1 diraih pada 1998, dan melanjutkan Master pada 2000 dengan beasiswa Iwaki Glass Industry. Selama program doktor, Eniya mendapatkan fellowship sebagai Special Researcher of Young Scientist for the Promotion of Science dari Japan Science Technology. "Itu fellowship yang terunggul. Dengan bimbingan profesor saya, saya makin tertarik mengembangkan fuel cell," kata Eniya. (*)

Rabu, 06 Oktober 2010

Guru Pilih Kasih

Hak Asasi Manusia, semua orang selalu menuntut haknya. Para pelajar pun nggak kalah heboh dalam menuntut hak keadilan. Nggak mau dong di beda-bedain sama si dia. Kok bisa si dia yang jadi pusat perhatian? Kok bisa si dia yang terus-terusan dipedulikan?

Perbedaan kelakuan yang biasanya dirasakan para pelajar, kadang menimbulkan sikap sensitif kepada teman sendiri yang lebih diperhatikan. Wah, kasihan juga yang diperhatikan itu, jadi dianggap pengacau karena gara-gara si dia yang lainnya nggak diperhatikan.

Terkadang seorang guru tidak sadar dengan sikapnya yang di anggap tidak adil atau pilih kasih terhadap beberapa murid. Perhatian khusus pun sering tertuju kepada murid yang lebih menonjol. Entah karena si dia pintar, cantik, cakep, berprestasi, atau mungkin karena si dia anaknya ketua komite, anaknya guru, kepala sekolah, bahkan bisa jadi anak presiden.

Wah, kasus seperti ini bisa menimbulkan rasa iri hati yang mendalam. Bisa jadi murid lain di anak tirikan. "Secara pribadi, saya justru termotivasi. Soalnya saya akan berusaha membuktikan kalau saya juga layak diperhatikan, dan saya akan melakukan hal-hal yang disukai oleh guru tersebut," ujar Marina seorang siswi kelas X SMAN 1 saat di tanya pendapatnya mengenai guru-guru yang terkesan pilih kasih.

Motivasi mungkin saja bisa timbul saat kita merasa iri, terpikir untuk bisa bersaing secara sehat. Lain halnya dengan Ima yang juga merupakan siswi kelas X di SMAN 17, "wah, pastinya kesel dong! bakalan ngerasa iri sama murid-murid yang kelihatannya lebih di sayang. Kita kan sama-sama muridnya, kok malah ada yang lebih di sayang dari yang lain?"

Wajar ketika kita berada di ruang kelas dan seakan terasingkan saat pelajaran di mulai. Tanpa tegur sapa guru terhadap kita, bahkan kalau kita nggak ngerti soal pelajaran tetap saja didiamkan. Eh, si dia malah di tanya langsung sama guru, "masih ada yang belum di mengerti?" Seakan kita nggak bisa dengar dan ngeliat ada hal yang berbeda.

Entah berawal darimana sikap membeda-bedakan itu muncul. Sama-sama ke sekolah, sama-sama belajar, tapi, perlakuannya nggak sama. "Hal semacam itu nggak adil, bagaimana pun juga, guru harus memandang secara merata, dan nggak boleh ada istilah pilih kasih apa pun alansannya!" Jawab Isty siswi kelas XII IPA SMAN 21 saat di tanya soal sikapnya dalam menanggapi hal semacam ini. (m7)

Minggu, 22 Agustus 2010

Download Buku BSE Sejarah SMA

Alamat download Buku BSE SMA dgn gratis ada di bawah :

Buku Sejarah Kls XI Bahasa

Download Buku BSE Sosiologi SMA

Jika anda ingin mendownload BUKU BSE Sosiologi , anda dapat mendownloadnya di :

Buku Sosiologi Kls XI
Buku Sosiologii Kls X

Download Buku BSE SD Matematika

Bagi anda yang ingin mendapatkan buku BSE Matematika SD ? anda bisa download dari alamat berikut :

Buku Matematika SD Kls V

Buku Matematika SD Kls VI
Buku Matematika SD Kls IV
Buku Matematika SD Kls III
Buku Matematika SD Kls II
Buku Matematika SD Kls I

Minggu, 15 Agustus 2010

Download Buku BSE Kimia SMA

Bagi siswa atau guru yang ingin mendownload buku BSE Kimia SMA ? silahkan di download dengan gratis di

Buku Kimia Kelas X
Buku Kimia Kelas XI
Buku Kimia Kelas XII

Jumat, 13 Agustus 2010

Download Buku BSE Geografi SMA

Bagi siswa atau guru yang ingin mendownload buku BSE Geografi SMA ? silahkan di download dengan gratis di

Buku Geografi Kelas X
Buku Geografi Kelas XI
Buku Geografi Kelas XII

Selasa, 10 Agustus 2010

Download Buku BSE Biologi SMA

Bagi siswa atau guru yang ingin mendownload buku BSE Biologi SMA ? silahkan di download dengan gratis di

Buku Biologi Kelas X
Buku Biologi Kelas XI
Buku Biologi Kelas XII

Minggu, 01 Agustus 2010

Download Buku BSE Bahasa Inggris SMA

Bagi anda yang ingin mendapatkan buku BSE Bahasa Inggris ? anda bisa download dari alamat berikut :

Buku Bahasa Inggris Kls X
Buku Bahasa Inggris Kls XI Bahasa
Buku Bahasa Inggris Kls XII IPA

Download Buku BSE Fisika SMA

Bagi yang ingin download buku BSE Fisika SMA, silahkan di download di bawah ini :
Buku Fisika SMA Kls X

Minggu, 25 Juli 2010

ICW Minta Ortu Murid dan Pelapor Korupsi Sekolah Dilindungi

Fitraya Ramadhanny - detikNews

Jakarta - Sekretaris Komite Pendidikan SMP 99, Yuslinarwati, diberhentikan. Sementara orang tua murid Dr Okky Sofyan cs dan pengurus SMP Induk TKBM Ade Pujiati, mendapatkan tekanan. Semua karena mereka mengusut korupsi Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Serangan balik yang dihadapi oleh orang tua murid dan pelapor kasus korupsi seharusnya tidak perlu terjadi," kata peneliti senior ICW Febri Hendri dalam rilis kepada detikcom, Minggu (25/7/2010).

Menurut Febri Hendri, serangan balik tersebut tidak dapat dilepaskan dari usaha mereka untuk mengkritisi dan membongkar kasus korupsi sekolah. Dr Okky Sofyan cs berusaha untuk membongkar kasus korupsi dana BOS, BOP, Block Grant dan komite sekolah di SDN RSBI 012 Pagi Rawamangun.

Ade Pujiati berusaha membongkar kasus korupsi di SMP Induk TKBM Jakarta. Yuslinarwati berusaha membongkar penggunaan dana sekolah dan komite sekolah di SMP 99 Jakarta.

"Tiga kelompok orang tua murid dan pelapor mempertanyakan pengelolaan dana sekolah anak-anak mereka," jelas dia.

Namun sayang bukan jawaban yang mereka dapatkan. Yuslinarwati diberhentikan. Dr Okky Sofyan cs akan dicabut KTP-nya sebagai warga DKI Jakarta atas usulan Kasie Dikdas Kecamatan Pulogadung. Sedangkan Ade Pujiati diminta mundur.

"Kami merekomendasikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta memecat Kasie Dikdas Kecamatan Pulogadung karena telah memohon Gubernur untuk menghentikan status Dr Okky Sofyan cs sebagai warga DKI Jakarta," tegasnya.

ICW juga meminta Kemendiknas dan Disdik DKI Jakarta melibatkan orang tua murid terlibat dalam pengambilan keputusan sekolah. "Komnas HAM juga harus menyelidiki pelanggaran HAM yang terjadi terkait dengan serangan balik pada orang tua murid dan pelapor korupsi sekolah," tutupnya.

(fay/gun)