Minggu, 25 Juli 2010

ICW Minta Ortu Murid dan Pelapor Korupsi Sekolah Dilindungi

Fitraya Ramadhanny - detikNews

Jakarta - Sekretaris Komite Pendidikan SMP 99, Yuslinarwati, diberhentikan. Sementara orang tua murid Dr Okky Sofyan cs dan pengurus SMP Induk TKBM Ade Pujiati, mendapatkan tekanan. Semua karena mereka mengusut korupsi Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Serangan balik yang dihadapi oleh orang tua murid dan pelapor kasus korupsi seharusnya tidak perlu terjadi," kata peneliti senior ICW Febri Hendri dalam rilis kepada detikcom, Minggu (25/7/2010).

Menurut Febri Hendri, serangan balik tersebut tidak dapat dilepaskan dari usaha mereka untuk mengkritisi dan membongkar kasus korupsi sekolah. Dr Okky Sofyan cs berusaha untuk membongkar kasus korupsi dana BOS, BOP, Block Grant dan komite sekolah di SDN RSBI 012 Pagi Rawamangun.

Ade Pujiati berusaha membongkar kasus korupsi di SMP Induk TKBM Jakarta. Yuslinarwati berusaha membongkar penggunaan dana sekolah dan komite sekolah di SMP 99 Jakarta.

"Tiga kelompok orang tua murid dan pelapor mempertanyakan pengelolaan dana sekolah anak-anak mereka," jelas dia.

Namun sayang bukan jawaban yang mereka dapatkan. Yuslinarwati diberhentikan. Dr Okky Sofyan cs akan dicabut KTP-nya sebagai warga DKI Jakarta atas usulan Kasie Dikdas Kecamatan Pulogadung. Sedangkan Ade Pujiati diminta mundur.

"Kami merekomendasikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta memecat Kasie Dikdas Kecamatan Pulogadung karena telah memohon Gubernur untuk menghentikan status Dr Okky Sofyan cs sebagai warga DKI Jakarta," tegasnya.

ICW juga meminta Kemendiknas dan Disdik DKI Jakarta melibatkan orang tua murid terlibat dalam pengambilan keputusan sekolah. "Komnas HAM juga harus menyelidiki pelanggaran HAM yang terjadi terkait dengan serangan balik pada orang tua murid dan pelapor korupsi sekolah," tutupnya.

(fay/gun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar